HKJ 2016

18 Oct 2016

PERINGATAN HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA 2016

RS. JIWA ISLAM KLENDER

HKJ 2016_1

Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tahun 2016, Rumah Sakit Jiwa Islam Klender ikut berpartisipasi dalam acara memeriahkan HUT Kesehatan Jiwa Sedunia yang diJakarta dipusatkan di Monumen Nasional  (Monas) tanggal 10 Oktober 2016.

Sebagai puncak peringatan momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2016 akan digelar kegiatan berupa jalan dan senam sehat, permainan dan movie cartoon untuk melatih kognitif, pojok konsultasi dan pameran rumah sakit yang memiliki unit pelayanan kesehatan jiwa.

Seseorang dengan penyakit fisik terutama kronis seperti hipertensi, diabetes, kanker, penyakit pada saluran nafas, nyeri kronis, dan epilepsi diduga juga menderita secara kejiwaan. Penyakit ini, umumnya memerlukan pengobatan dalam jangka waktu panjang, menyebabkan  penurunan daya tahan seseorang dan putus asa karena menghadapi ketidakpastian kesembuhannya. Penderita penyakit ini seringkali juga mengalami putus obat yang berakibat kekambuhan, perburukan, dan akhirnya menurunkan kualitas hidup, bahkan mempercepat kematian.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH  dalam acara Jalan Sehat Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Lapangan Monas Barat Daya, Minggu 10 Oktober 2010.

Dengan mengusung tema Jiwa yang sehat Berawal dari Keluarga Sehat, dalam kesempatan tersebut dr Fidiansyah menjelaskan, menjaga kesehatan jiwa seluruh masyarakat Indonesia merupakan tugas semua pihak. Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat harus berperan dalam menjaga kesehatan jiwa anggota keluarga.

"Keluarga juga menjadi pihak yang memberikan pertolongan pertama psikologis apabila tampak gejala yang mengarah pada masalah kesehatan jiwa," jelasnya.

Sementara, kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalah kesehatan yang signifikan di dunia termasuk di Indonesia. Di Indonesia, jumlah kasus gangguan jiwa terus bertambah dan berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktivitas manusia jangka panjang.

"Riset kesehatan dasar (riskesdas) 2013, prevalensi gangguan mental emosional yang ditunjukkan dengan gejala-gejala depresi dan kecemasan untuk usia 15 tahun ke atas mencapai sekitar 14 juta orang atau 6% dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan prevalensi gangguan jiwa berat, seprti skizofrenia mencapai 400.000 orang atau sebanyak 1,7 per 1000 penduduk," pungkasnya.

HKJ 2016_2

Dalam kegiatan jalan sehat, perwakilan dari RS. Jiwa Islam Klender menjadi barisan terdepan dengan membawa spanduk yang bertuliskan " MARTABAT DALAM KESEHATAN JIWA : PERTOLONGAN PERTAMA DALAM KESEHATAN JIWA BAGI SEMUA".

HKJ 2016_3